Titik Temu

di simpang Perpusnas kita merenggang tak sejalan
kau genggam karya Pram di langkah keenam
selagi aku menjumpai Sense and Sensibility di lorong kiri

serejang saling hilang dari pandang ke tumpukan berserakan
pelan-pelan mencari kebetulan untuk menimang sayang bacaan kesukaan

seperdelapan hari lalu menegur sopan 
lewat pengumuman dan perut kelaparan;
sudah waktunya pulang

pada titik temu kita kembali bersatu
kompak menyahut satu padu:

yuk makan di jalan Sabang, nasi gorengnya sudah menunggu!

Bandung, 1 November 2019 
Mengenang saat berkunjung ke Perpustakaan Nasional Jakarta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peri Rumah dan Sayap Patah

Aroma Buku Tua